Muarabulian
– Persoalan
truck batu bara terus menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat, kehilangan
nyawa di jalan akibat laka lantas oleh truck batu bara tidak lagi tabu. Bahkan
seakan – akan menjadi hantu di siang bolong.
Dan
dalam upaya menegakkan Peraturan Bupati Sinwan SH selaku Bupati Batanghari akan
segera memanggil beberapa pihak dinas terkait, guna untuk membahas Perbup
Batubara. "Insyallah untuk hal ini saya akan memanggil Dishub, Sat Pol PP
dan beberapa dinas lainnnya," ujarnya.
Dikatakan Sinwan dinas terkait sendiri akan dipanggil guna untuk mencari titik terang penegakan Perbup batubara yang selama ini dinilai tidak berjalan.
Adapun dinas terkait yang akan dipanggil tentu saja yang berkaitan dnegan perbup batubara seperti Dinas Perhubungan, Hukum dan Pol PP.
Karena tiga dinas instansi inilah yang berperan aktif dalam penegakan Perbup batubara, apalagi Perbup tersebut sudah disahkan sejak tahun 2013 lalu.
Sedangkan di dalam Perbup itu sudah jelas diterangkan, dimana angkutan truck batubara harus melewati jalan khusus atau jalur sungai dalam mengangkut barubara. Namun hingga saat ini perusahan batubara tidak memliki jalan khusus untuk truck batubara.
"Saharusanya pihak perusahan batubara harus memiliki jalan khusus atau lewat sungai, namun kenyataannya masih saja lewat jalan umum, dan ini sanggat menggangu ketertiban pengendara dan masyarakat" ujarnya Sinwan.
Sinwan juga menyindir dan menghimbau kepada sopir truck batubara agat tidak parkiran dijalan umum terutama pada siang hari, sebab sangat menggangu pengguna jalan.
"Mereka sudah diberi waktu untuk lewat pada malam hari namun masih tetap saja lewat pada pagi hari terutama didaerah kecematan pemayung"sebutnya.
Untuk itu dirinya dalam waktu dekat ini akan segera membahas dan mencari jalan keluar terkait penegagak Perbup batubara ini.
Sementara itu, salah satu warga Arbain mengatakan dirinya sangat merasa tidak nyaman dengan kehadiran truck batubara disepanjang jalan lintas Muarabulian-Jambi.
"trcuk batubara ini sangat menggangu pengguna jalan apalagi mereka kadang saat mengendarai kendaraan tidak beraturan dan tidak mau memberi ruang jalan untuk kendaraan lain"sebutnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, akibat banyaknya truck batubara yang saat ini dijalan baik yang mau arah kejambi maupun yang dari arah jambi menuju bulian telah banyak menyebabkan kecelakaan lalulintas dijalan tersbeut.
"sejak truck batubara diperbolehkan lewat kecelakaan lalulintas menjadi meningkat, terutama antara pengendara motor dengan truck batubara, bahkan umumnya jika terjadi laka lantas tersebut, pengendaraa motor meninggal dunia"ujarnya.
Pantauan dilapangan tampak sejumlah trcuk batubara masih tetap ramai melewati jalan Muarabulian -Jambi. bahkan para sopir truck lewat tidak lagi menunggu jam tertentu akan tetapi jika sudah pukul 19.00 malam sopir truck sudah bisa melintas.
Terkait hal itu Andi salah seorang warga Kota Muara Bulian juga meminta kepada Bupati Batanghari selaku orang punya wewenang dalam wilayahnya agar biasa lebih serius untuk penegakan Perbup batubara. Karena bila Perbup berjalan ditempat, maka itu sama saja tidak ada Perbup. " Kita berharap Bupati Batanghari lebihg serius menyikapi hal ini. Dan Perbup benar-benar ditegakan, jangan jalan ditempat. Karena yang jadi korban juga masyarakat Batanghari juga," harapnya. (Nsh)
Dikatakan Sinwan dinas terkait sendiri akan dipanggil guna untuk mencari titik terang penegakan Perbup batubara yang selama ini dinilai tidak berjalan.
Adapun dinas terkait yang akan dipanggil tentu saja yang berkaitan dnegan perbup batubara seperti Dinas Perhubungan, Hukum dan Pol PP.
Karena tiga dinas instansi inilah yang berperan aktif dalam penegakan Perbup batubara, apalagi Perbup tersebut sudah disahkan sejak tahun 2013 lalu.
Sedangkan di dalam Perbup itu sudah jelas diterangkan, dimana angkutan truck batubara harus melewati jalan khusus atau jalur sungai dalam mengangkut barubara. Namun hingga saat ini perusahan batubara tidak memliki jalan khusus untuk truck batubara.
"Saharusanya pihak perusahan batubara harus memiliki jalan khusus atau lewat sungai, namun kenyataannya masih saja lewat jalan umum, dan ini sanggat menggangu ketertiban pengendara dan masyarakat" ujarnya Sinwan.
Sinwan juga menyindir dan menghimbau kepada sopir truck batubara agat tidak parkiran dijalan umum terutama pada siang hari, sebab sangat menggangu pengguna jalan.
"Mereka sudah diberi waktu untuk lewat pada malam hari namun masih tetap saja lewat pada pagi hari terutama didaerah kecematan pemayung"sebutnya.
Untuk itu dirinya dalam waktu dekat ini akan segera membahas dan mencari jalan keluar terkait penegagak Perbup batubara ini.
Sementara itu, salah satu warga Arbain mengatakan dirinya sangat merasa tidak nyaman dengan kehadiran truck batubara disepanjang jalan lintas Muarabulian-Jambi.
"trcuk batubara ini sangat menggangu pengguna jalan apalagi mereka kadang saat mengendarai kendaraan tidak beraturan dan tidak mau memberi ruang jalan untuk kendaraan lain"sebutnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, akibat banyaknya truck batubara yang saat ini dijalan baik yang mau arah kejambi maupun yang dari arah jambi menuju bulian telah banyak menyebabkan kecelakaan lalulintas dijalan tersbeut.
"sejak truck batubara diperbolehkan lewat kecelakaan lalulintas menjadi meningkat, terutama antara pengendara motor dengan truck batubara, bahkan umumnya jika terjadi laka lantas tersebut, pengendaraa motor meninggal dunia"ujarnya.
Pantauan dilapangan tampak sejumlah trcuk batubara masih tetap ramai melewati jalan Muarabulian -Jambi. bahkan para sopir truck lewat tidak lagi menunggu jam tertentu akan tetapi jika sudah pukul 19.00 malam sopir truck sudah bisa melintas.
Terkait hal itu Andi salah seorang warga Kota Muara Bulian juga meminta kepada Bupati Batanghari selaku orang punya wewenang dalam wilayahnya agar biasa lebih serius untuk penegakan Perbup batubara. Karena bila Perbup berjalan ditempat, maka itu sama saja tidak ada Perbup. " Kita berharap Bupati Batanghari lebihg serius menyikapi hal ini. Dan Perbup benar-benar ditegakan, jangan jalan ditempat. Karena yang jadi korban juga masyarakat Batanghari juga," harapnya. (Nsh)

Posting Komentar