photo anigif_zpsjxkgri7k.gif
Headlines News :
Home » » Waduh, Ada 8 Rumdis SDN124/I Yang Mengenaskan

Waduh, Ada 8 Rumdis SDN124/I Yang Mengenaskan

Written By Unknown on Senin, 27 April 2015 | 20.11



Kondisi Rumah Dinas SD N 124/1 Desa Batin.
BAJUBANG - Kondisi rumah dinas guru di Sekolah Dasar Negeri 124/I Desa batin, Kecamatan bajubang, memprihatinkan. Selain dindingnya yang banyak retak dan sudah rusak parah, seng yang memayungi rumah tersebut juga banyak yang bocor dan karatan. Bahkan atapnya banyak yang bocor, Meski kondisinya seperti itu, rumah dinas (rumdis) tersebut masih ditempati. Padahal sekolah tersebut berdiri dari tahun 1981.

Informasi yang berhasil di himpun ada 10 rumah dinas yang ada di sekolah tersebut, dan ada 8 rumah dinas yang tidak layak huni dan mengenaskan.

Salah seorang guru Rika wati.Spd saat di konfirmasi koranbatanghari mengatakan sampai saat ini rumah dinas tersebut belum pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Dari 10 rumdis di SDN124/I ada 8 unit rumah dinas tersebut kondisinya sangat menyedihkan dan memprihatinkan.

Dikatakan Rika wati pemerintah seharusnya peduli dengan kondisi rumah dinas yang ada di dunia pendidikan.” Ya, harus bagaimana lagi. Mengontrak rumah, kami tidak punya biaya untuk itu, dan lebih kurang sudah 2 tahun saya menempati rumdis ini sampai sekarang masih tidak ada tanggapan dari pemerintah,dan ada 10 rumdis di sini dan baru 2 rumah dinas di SDN124/I ini yang layak di huni itupun baru di bangun,dari 10 rumah dinas di SDN124/I 2 yang di tepati guru dan penjaga sekolah dan lainya di huni para warga sekitar .” ujarnya.

Di sampaikan Rika wati. sebenarnya sudah menyadari bahwa rumah dinas yang ditempatinya itu sudah tidak layak huni lagi. Namun, mereka tidak bisa berbuat banyak. Karena rumah dinas tersebut yang disediakan pemerintah untuk mereka agar bisa tetap mengajar di Desa batin.” Jika hujan turun rumdis SDN124/I seperti berteduh di bawah rumpun bambu, dan inilah yang selalu di alami oleh guru yang tinggal di rumah dinas,”katanya.
Kami berharap kepada pemerintah kususnya dinas P dan K agar segera menindak lanjuti persoalan Rumah dinas kami tersebut agar kami nyaman.” Kami tidak minta banyak, hanya saja perbaiki rumah dinas para guru, sebab hanya itu rumah yang di huni olegh para guru.” Harapnya.(per)





Oke Red..

RKB SMA 8 Rapuh Dimakan Usia

PEMAYUNG – Ruang kelas belajar (RKB) di SMA Negeri 8 yang bertempat di kelurahan Jembatan Mas, kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari, hingga saat ini tak kunjung diperhatikan.
Dua ruang kelas belajar (RKB) yang ditempati siswa untuk proses belajar mengajar di SMAN 8 Batanghari saat ini mengalami kerusakan parah. Pasalnya, ruang kelas tersebut adalah peninggalan RKB lama yang berdiri berkisar sejak tahun 1980.

Kondisi kelas yang nyaris ambruk ini tak menutup kemungkinan mengancam siswa, karena siswa harus berhati-hati untuk melakukan proses belajar mengajar di ruangan tersebut.
Terlihat seperti plafon dan atap yang bocor dan rusak, membuat kondisi belajar tak berjalan maksimal. " Kerap terjadi genangan air saat hujan, sehingga siswa harus menyapu air dulu,setelah itu baru melanjutkan proses belajar mengajar," ujar Helmi, guru SMAN 8.

Pantauan Koran batanghari dilapangan terlihat dari sisi bagian luar kelas terlihat atap yang sudah nyaris ambruk dan sudah tumbuh tanaman.

Kepala Sekolah SMAN 8 Amir Husin, S.Pd saat di konfirmasi, mengatakan kondisi dua ruang kelas di SMAN 8 sangat memprihatinkan. " Kita sudah berusaha memperbaikinya beberapa kali, namun untuk memperbaiki lebih jauh. Kita sulit untuk menjangkau tempat yang ingin diperbaiki tersebut, karena kondisi bangunan sudah rapuh," katanya. 

Dikatakan Amir Husin,Spd, bahwa sudah beberapa kali telah melakukan usulan kepada instansi terkait. Dirinya berharap perhatian terhadap ruang kelas belajar ini dapat terealisasi.

Selain itu juga, dikatakannya, untuk mengikuti sekolah sehat SMAN 8 terkendala bangunan yang tidak masuk syarat penilaian UKS. " Penilaian UKS tersebut, itu bukan hanya kebersihan yang di nilai, namun RKB juga termasuk syarat penilaian. Untuk itu kita berharap agar RKB SMAN 8 dapat terealisasi, sehingga siswa dapat belajar dengan nyaman dan bisa mengikuti penilaian sekolah sehat kedepannya," tutupnya. (per)

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN PAGI KORAN BATANGHARI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger