![]() |
| ilustrasi |
MERSAM
– Penyakit
Hipertensi atau Tekanan darah tinggi kini sangat meningkat Di Kecamatan Mersam.
Terhitung dari bulan Januari sampai februari, ada sekitar 157 orang yang
mengidap Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi di kecamatan Mersam. Hal
itu diduga disebabkan karena tidak teraturnya pola makan yang sudah dikonsumsi
oleh Masyarakat.
Akibat dari tidak teraturnya pola makan, banyak
sekali warga dikecamatan Mersam yang terserang penyakit tekanan darah tinggi
atau Hipertensi tersebut. Dan faktor usia juga menjadi penyebab dari
Hipertensi, Rata-rata warga yang mengidap Hipertensi ini berumur 50 tahun
keatas.
Informasi yang berhasil dihimpun Koran Batanghari, Untuk pria maupun
wanita terjadi peningkatan jumlah penderita dari Hipertensi ini. Sebab, dalam
dua bulan terakhir tercatat dari Puskesmas Mersam, ada sekitar 157 orang yang
mengidap penyakit Hipertensi atau Tekanan darah tinggi itu.
Syafrudin selaku Kepala Puskesmas Mersam saat
dikonfirmasi mengatakan, hal tersebut di akibatkan dari faktor usia dan pola
makan yang tidak teratur. “Penyakit hipertensi yang di alami warga mersam dua
bulan terakhir ini, itu disebabkan karena faktor usia dan faktor dari pola
makan masyarakat mersam yang terlalu berlebihan. Rata-rata yang terkena
Hipertensi ini merupakan orang-orang yang sudah tua.” Ucapnya.
Lanjutnya, Penyakit darah tinggi atau Hipertensi ini
tentu bisa dicegah, yaitu dari Perubahan pola makan dan olahraga menjadi kunci
utama. Setiap orang harus mengkonsumsi hidangan dengan gizi seimbang. “Buah dan
sayuran harus lebih sering dikonsumsi, sedangkan makanan yang mengandung Kolesterol
dan makanan yang mengandung lemak harus dikurangi.” terangnya
yang sering ditemukan sebagai salah satu gejala
penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi itu. misalnya, seperti sakit
kepala, mimisan, dan juga pusing, atau juga migren. dan Kadang-kadang penyakit
hipertensi ini berjalan tanpa adanya suatu gejala. Sehingga penderita sering
tidak menyadarkan jika mereka memiliki hipertensi.
Syafrudin menyarankan kepada Masyarakat Mersam, untuk
membatasi konsumsi garam hanya 5 gram per hari, Rokok dan penggunaan alkohol
yang membahayakan tubuh juga harus dihindarkan. Karena, akan berpotensi
menghambat aliran darah.
Tidak hanya itu saja, Kapus Mersam itu juga
menyarankan kepada Masyarakat yang khususnya berada diwilayah kecamatan Mersam,
untuk melaksanakan olahraga secara teratur.Sebaiknya setiap orang menjalankan
aktivitas fisik sedikitnya 30 menit per hari. Hal ini berlaku untuk siapa saja
tanpa pandang usia. Pengurangan 5 kilogram berat tubuh dapat mengurangi angka
sistolik pada pembuluh darah 2-10 poin. Masyarakat juga disarankan bisa
mengatur stres dengan baik, misalnya dengan melakukan kontak positif.
Kepala Puskesmas Mersam berharap kepada Masyarakat, agar selalu melakukan cek kesehatan secara berkala dengan melakukan pengukuran tekanan darah. rajin aktivitas fisik, diet sehat dengan kalori seimbang, istirahat cukup dan kelola stres. Sebab, Hipertensi harus ditangani sedini mungkin dan dipantau terus menerus. Karena, kalau tidak penderita hipertesi mempunyai risiko terkena stroke, serangan jantung dan gagal ginjal.(Pir)
Kepala Puskesmas Mersam berharap kepada Masyarakat, agar selalu melakukan cek kesehatan secara berkala dengan melakukan pengukuran tekanan darah. rajin aktivitas fisik, diet sehat dengan kalori seimbang, istirahat cukup dan kelola stres. Sebab, Hipertensi harus ditangani sedini mungkin dan dipantau terus menerus. Karena, kalau tidak penderita hipertesi mempunyai risiko terkena stroke, serangan jantung dan gagal ginjal.(Pir)

Posting Komentar